![]() |
| "Setinggi dan sesering apapun aku naik gunung, tak pernah sampai aku pada pemahaman kenapa aku mencintaimu." |
Selamat pagi! Selamat siang! Selamat sore! Selamat malam!
Apa kabar? Well i hope you in good state, happy, healthy, and cutie (what?)
Oh something bugging my head nowadays. Saya bener-bener gak sabar mau posting setelah balik dari Lombok, tapi apa daya saya terserang demam dan flu Lombok 

Bener-bener ga nyangka bisa pergi ke Lombok dan naik gunung Rinjani, awalnya sih udah pesimis mana mungkin saya bisa ke Lombok dengan duit yang terbatas jadi mikir gak jadi naik Rinjani tahun ini nih.. tapiiii kebetulan ada acara buka puasa bersama KONI, jadi dari segala macam cabang olahraga menghadiri acara ini dan saya si atlet panjat
Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun dengan low budget (start dari Malang). Sebenarnya bisa dengan low-budget untuk bisa pergi ke Lombok, ada alternatif kapal laut yang lebih murah dibanding perjalanan darat yang sejatinya lebih murah dibanding perjalanan udara, jadi naik kapal bener-bener jauh lebih murah dibanding naik pesawat, guys! Kapal laut ini jurusan Surabaya - Lombok. Dari pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju ke pelabuhan Lembar, Lombok Barat dan sebaliknya.
Dari Malang menuju Surabaya bisa naik bus jurusan Surabaya, bisa yang ekonomi (Rp 25.000) maupun non ekonomi (Rp 14.000), perjalanan paling cepet 2 jam, paling lama kalau macet. Turun di Terminal Purabaya, Surabaya kemudian naik bus kota menuju Tanjung Perak (Rp 7.000). Sebelum masuk pelabuhan bayar peron dulu, (Rp 3500) per orang. Bisa juga naik taksi online guys, tapi lebih mahal gitu aja sih :)
![]() |
| Kapal Legundi. source : google |
Pelayaran Surabaya - Lombok dijadwalkan 2x seminggu. Jadwal kapal :
Surabaya - Lombok : Selasa dan Sabtu Pukul 14.00 WIB
Lombok - Surabaya : Senin dan Kamis Pukul 09:00 WITA
Sebenernya waktu keberangkatan kapal gak pasti, bisa berubah menurut situasi dan kondisi, kalau kapal dari Surabaya keberangkatannya kebanyakan molor, saat saya naik saja baru berangkat sekitar jam 17.30 wib. Tapi kalau dari Lombok relatif gak molor karena gak ribet kaya di Surabaya, ga ada pemeriksaan barang, tiket cuma dicek satu kali (kalau di Surabaya dicek 2x gengs u,u)
Harga tiketnya berapa zu? untuk tarif penumpang, dewasa Rp 87,000 , anak Rp 62,000
sedangkan tarif kendaraan (kalau bawa kendaraan berarti cuma bayar tarif kendaraan, gak perlu bayar tarif penumpang lagi)
Golongan I : 117,000 (Sepeda)
Golongan II : 197,000 (Sepeda Motor < 500cc)
Golongan III : 392,000 (Sepeda Motor > 500cc)
Golongan IV Penumpang : 1,385,000 (Mobil Pribadi)
update info tentang kapal Legundi bisa dilihat disini guys.
Berapa lama perjalanannya zu? kurang lebih 21 jam *kata customer service (tapi perjalanan saya kemarin Surabaya-Lombok bisa hampir 24 jam, kalau Lombok-Surabaya lebih cepet, sepertinya memang benar 21 jam), tapi tenang gak perlu bingung makannya gimana, karena dapat makan 2x, guys. Jadi benar-benar hemat kan, guys? :)
Di dalam kapal laut ada musholla, jadi yang muslim gak perlu bingung sholatnya gimana :) yang jualan juga ada, tapi sekedar ada pop mie, bakso, dan snack.
Sampai di Lombok guys!
Sampai di Pelabuhan Lembar pasti (biasanya sih) banyak ditodong calo.
'bang mau kemana bang?' 'ayo saya antar, kemana bang' brace yourself, guys! Berfikirlah dengan tenang dan jernih, tawar menawar lah dengan pandai, putuskan dengan tepat huehehhee.
Sampai di Lombok guys!

the only picture left from the lost camera's documentation..
Sampai di Pelabuhan Lembar pasti (biasanya sih) banyak ditodong calo.
'bang mau kemana bang?' 'ayo saya antar, kemana bang' brace yourself, guys! Berfikirlah dengan tenang dan jernih, tawar menawar lah dengan pandai, putuskan dengan tepat huehehhee.
Pelabuhan Lembar Lombok – Terminal Mandalika Mataram ( 2 – 2,5 jam ): Harga transportasi sekitar Rp 50.000 per orang.
Terminal Mandalika Mataram – Pasar Aikmel ( 1 jam ): Akses menuju Aikmel menggunakan Mobil Engkel sejenis Elf. Di Terminal Mandalika lagi – lagi anda akan dihadapkan dengan sistem percaloan yang sangat parah. Bicarakan dengan jelas tujuan yang kita inginkan. Harga berkisar kurang lebih Rp. 30.000 per orang.
Pasar Aikmel – Basecamp Sembalun Rinjani ( 2 jam ): Di Pasar Aikmel sudah menanti banyak mobil bak sayur terbuka, lakukan tawar menawar untuk diantarkan ke Basecamp Sembalun. Harga Sekitar Rp 30.000 per orang.
Dari Terminal Mandalika bisa langsung menuju Sembalun, naik elf/carteran tapi agak susah dapatnya. Harga kurang lebih Rp 50.000 per orang. Sebenernya saya ga ngalamin transportasi dari pelabuhan menuju Sembalun karena saya menginap di rumah teman di Lembar dan naik kendaraan pribadi hehehe, mantap betul kan :))
Perizinan pendakian Rinjani? tidak se-ruwet di Semeru guys (untuk saat ini ya). gak perlu fc ktp ataupun ktp asli ketua rombongan (tapi menurut saya siap fc ktp lebih baik). Surat keterangan sehat, juga tidak. Cukup menulis identitas dan nomor kerabat yang bisa dihubungi, jumlah rombongan dan waktu pendakian, terus bayar tiket perizinan, kemudian pengecekan barang bawaan. Tiket perizinannya pun tidak semahal di Semeru, Rp 5000 per hari + Rp 10.000 untuk ansuransi (maaf ya cengin semeru terus hehe).
Dari basecamp perizinan berjalan menuju gerbang pendakian membutuhkan waktu 30 menit dengan naik kendaraan pick-up. Kemarin saya dapet sewa pick-up Rp 125.000 tapi ditawar jadi Rp 100.000 naik pick-up aja 30 menit ya (karena medannya lumayan agak susah untuk roda empat, tapi masih bisa dilalui kendaraan roda 4), kalau jalan mungkin sekitar 2 jam. Ada alternative jalan selain melewati gerbang pendakian, saya lupa namanya apa.. tapi saat saya turun lewat sana (sungguh tidak membantu informasi ini ehehehe).
Gerbang pendakian menuju Pos 1 memakan waktu selama 2 jam. Medan berupa tanah, kadang berdebu juga. Usahakan berangkat dari basecamp maksimal jam 08.00 WITA, supaya bisa membangun tenda atau camp di Plawangan Sembalun sebelum gelap. Awalnya rencana kami berangkat selepas shubuh dari daerah Lembar, tapi bangun pun kesiangan. Jam 11.30 WITA kami baru berangkat dari basecamp. Selama perjalanan menuju Pos 1 kalian bisa menemui sapi-sapi, dan pemandangan bukit-bukit hijau yang membuat terus tersenyum karena begitu indah :D
![]() |
| in frame : enzu with sipiii |
Dari Pos 1 menuju Pos 2 memakan waktu selama 1 jam. Medan masih berupa tanah pemandangan masih tetap sama, bukit-bukit savana. Tidak begitu menanjak, tapi perjalanan panjang, sekitar 1.4 km.
Dari Pos 2 menuju Pos 3 memakan waktu kurang lebih 2 jam dengan jarak sekitar 1.7 km. Pemandangan masih sama dengan Pos 1 menuju Pos 2, berupa hamparan padang savana. Akan tetapi track lebih sadis dari sebelumnya. Lokasi Pos III ini berupa kali mati.
![]() |
| Lagi pura-pura cape xD. in frame : Lilly |
Dari Pos 3 menuju Plawangan Sembalun membutuhkan waktu sekitar 5 jam dengan jarak sekitar 2.2 km, track semakin sadis betul dan perjalanan inilah yang paling lama. Medan benar-benar terus menanjak. Sangat membutuhkan perjuangan, nanjak teruuuus. Disinilah kita harus melewati bukit-bukit yang biasa disebut orang sebagai '7 bukit penyesalan'. Bukit-bukit pemberi harapan palsu :')
![]() |
| Pos istirahat terakhir setelah pos 3 sebelum benar-benar menapaki 7 bukit penyesalan '-'. |
Sangat terik tentunya, vegetasi pepohonan mulai jarang tapi saat saya kesana sedang kabut(awan sudah naik) jadi tidak begitu panas. Selain itu saya dan teman-teman melakukan perjalanan malam karena memang dari basecamp sudah kesiangan jadi perjalanan menuju Plawangan Sembalun sudah sore sampai gelap. Tapi jadi tidak kerasa 7 bukit penyesalannya (eh bukan tidak terasa, tidak terlihat saja bukt-bukit penyesalan ini hehehe, tidak terlihat aja masih berapa jauh lagi jalannya).
![]() |
| kapan lagi mendaki pakai tas kecil? whahahah. in frame: Lilly dan Vio |

Sunrise di perjalanan summit. in frame: Lilly
Summit attack? menurut info-info yang saya baca di google perjalanan summit attack sekitar 3-4jam. ntah itu kategori untuk fisik yang seperti apa whahhaa karena saya sendiri dan kawna-kawan sekitar 7-8 jam, atau mungkin karena saya camp di bagian paling ujung Plawangan Sembalun (titik pertama saat sampai di Plawangan Sembalun) jadi sangat jauh-jauh sekali untuk summit, guys. Di pernajalan pun saya pribadi sempat menghirup udara dari awan yang bergerak melintasi punggungan jalur menuju puncak, membuat dada terasa sakit sehingga jalannya lama betul, dikit2 istirahat ._.
Menyerah pun hampir, saya sudah mengatakan 'disini sajalah puncak saya, sudah ngak kuat lagi' tapi dalam hati pun masih berkata, sudah sejauh ini haruskah menyerah? 'kalau kamu menyerah disini, kamu pasti harus kesini lagi dan melewati tanjakan2 itu lagi untuk kepuncak?'
Ada yang bilang 'puncak hanyalah bonus, tujuan utama adalah pulang kembali ke rumah dengan selamat' menurut saya kata-kata itu pantas diucapkan saat mengalami kekecewaan dalam pendakian, mendaki itu perlu totalitas, munafik kalau kami bilang puncak hanyalah bonus hehehe, jadi selama kondisi masih aman-aman saja dan terkendali kami tetap lanjut ('-')9
Karena berangkat summit kesiangan, akibatnya di jalan hanya bertemu dengan orang-orang yang turun, hanya rombongan kami yang naik, dapat dipastikan di puncak hanya ada rombongan sendiri (yah kalau sampai yah x'D). Yang kami amati, pendaki lokal jarang banget dan lebih banyak turis mancanegara.
Dan akhirnya sampaaaaai!!!! sepanjang perjalanan bener-bener gak kepikiran ambil foto jadi dokumentasi jadi sedikit, bener-bener menikmati alam yaa kan x'D sebenernya karena cape juga.. jadi motivasinya hanya foto di puncak gitu :') makanya pesan untuk kami sendiri, persiapkan fisik dan mental dengan mantap yak guys 😓 kuat mental aja ga cukup, kuat fisik aja ga cukup, harus kuat fisik, mental, (dan hati) 😂.
Ada yang bilang 'puncak hanyalah bonus, tujuan utama adalah pulang kembali ke rumah dengan selamat' menurut saya kata-kata itu pantas diucapkan saat mengalami kekecewaan dalam pendakian, mendaki itu perlu totalitas, munafik kalau kami bilang puncak hanyalah bonus hehehe, jadi selama kondisi masih aman-aman saja dan terkendali kami tetap lanjut ('-')9
![]() |
![]() |
| Gambaran track menuju puncak |
![]() |
| Satu-satunya cowok dalam rombongan pendakian kami. in frame: mas Hezah |
![]() |
| Nampaknya di depan udah tanjakan terkahir, tapi itu hanya ilusi mata guys :)) in frame: enzu |
![]() | |
| Any thing in Rinjani always have good vibes :) in frame: Vio |
![]() |
| Awan mulai bergerak menutup danau :'). in frame: strangers xD |
Karena berangkat summit kesiangan, akibatnya di jalan hanya bertemu dengan orang-orang yang turun, hanya rombongan kami yang naik, dapat dipastikan di puncak hanya ada rombongan sendiri (yah kalau sampai yah x'D). Yang kami amati, pendaki lokal jarang banget dan lebih banyak turis mancanegara.
![]() |
| Plawangan Sembalun. nah, camp kami di punggungan yang paling ujung sana di kanan foto.. x'D |
![]() |
| Tanjakan terakhir, letter S |
Dan akhirnya sampaaaaai!!!! sepanjang perjalanan bener-bener gak kepikiran ambil foto jadi dokumentasi jadi sedikit, bener-bener menikmati alam yaa kan x'D sebenernya karena cape juga.. jadi motivasinya hanya foto di puncak gitu :') makanya pesan untuk kami sendiri, persiapkan fisik dan mental dengan mantap yak guys 😓 kuat mental aja ga cukup, kuat fisik aja ga cukup, harus kuat fisik, mental, (dan hati) 😂.
Benar saja, di puncak kondisinya sudah tertutup awan. Pemandangan kami hanya kabut, tetap bersyukur bisa mendapatkan kesempatan dan momen ini!! :)
Berangkat summit attack 8 jam. Rombongan
paling akhir berangkat summit, di puncak cuma berempat 😓😂 turun dari puncak cuma 2
jam dan hujan terus, mantap betul! Meskipun hanya kabut yang kami dapati di puncak, sangat bersyukur bisa memijakkan kaki disini dan meskipun dokumentasi foto dan video di salah satu kamera hilang, saya tetap bersyukur bisa pulang dan menulis di blog ini lagi :))
![]() |
| Dia bener-bener kuat. yakin deh! :D in frame : Lilly |
![]() |
| Gunung ke-7 enzu bersama cewek strong ini. semoga bisa ke lain gunung di waktu yang lain lagi ya! i lop u pul :) in frame: vio |

Biarpun segara anaknya sudah tertutup kabut, sangat bersyukur bisa sampai puncak.
in frame: enzu ;D
![]() |
| in frame : mas Hezah dan mas porter (mas Khairul) |
Kami mendaki menggunakan jasa porter, Rp 200.000/ hari. menurut info dari mas Khairul harganya tahun depan bisa jadi naik 50 ribu, jadi kemungkinan tahun 2018 Rp 250.000/hari.
Kami tidak turun ke Danau Segara Anak, karena cuaca yang kurang mendukung dan memang terbatas hari pendakian. Dari Plawangan Sembalun sebenernya keliatan Danau Segara Anak, tapi cuaca sedang kabut. Jadi kami turun lewat Sembalun lagi, kalau ke Segara Anak bisa pulang lewat Senaru atau tetep lewat Sembalun pun sama-sama naik lagi kalau pulang dari Segara Anak. Meskipun begitu saya tetap bersyukur bisa naik Rinjani, intinya harus ke Rinjani lagi karena belum ke Segara Anak :D Semoga kalian juga berkesempatan bisa naik Rinjani, aamiin :)
Estimasi biaya yang saya tulis update 2017, bisa berubah menurut waktu yaak ;)
Kami tidak turun ke Danau Segara Anak, karena cuaca yang kurang mendukung dan memang terbatas hari pendakian. Dari Plawangan Sembalun sebenernya keliatan Danau Segara Anak, tapi cuaca sedang kabut. Jadi kami turun lewat Sembalun lagi, kalau ke Segara Anak bisa pulang lewat Senaru atau tetep lewat Sembalun pun sama-sama naik lagi kalau pulang dari Segara Anak. Meskipun begitu saya tetap bersyukur bisa naik Rinjani, intinya harus ke Rinjani lagi karena belum ke Segara Anak :D Semoga kalian juga berkesempatan bisa naik Rinjani, aamiin :)
![]() | |
| a good piece of advice for everyone: surround yourself with people who have beautiful mind and soul. in frame: mas Hezah, Enzu, Vio, Lilly |
Estimasi biaya yang saya tulis update 2017, bisa berubah menurut waktu yaak ;)
![]() |
| thanks for reading and good reading!! :D |




















Alhamdulillah, terimakasih atas infonya saya suka saya suka
ReplyDeletewaaah terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar xD
DeleteWagelaseeee
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete